STRUKTUR GEOLOGI DAN LITOLOGI SEBAGAI KONTROL MUNCULNYA MATA AIR PANAS DI GUCI DAN BATURADEN, JAWA TENGAH

Sri Indarto, Haryadi Permana, Eddy Zulkarnaini Gaffar, Hendra Bakti, Andrie Al Kausar, Heri Nurohman, Sudarsono Sudarsono, Yayat Sudrajat

Abstract


The Guci and Kalipedes hot springs, in northwestern slope of Mount Slamet, Central Java appears on the contact between volcanic breccia rocks with lava flows. The hot springs is located on a structure lineament or fault, west-east trending for Kalipedes hot springs and Northwest-Southeast lineament direction for Guci hot springs. The Baturaden hot springs located at the southeast slope of Mt. Slamet appear on the contact between polimicbreccia with lava in a relatively northwest-southeast trending river valley. Breccia rocks generally have higher permeability compare to relatively impermeable lava flows. Volcanic rocks in the study area composed by olivine basalt, basaltic andesites, pyroxen andesite with fairly high potassium content or as calc alkaline basalt or andesite affinity. The presence of the main structure controlling the appearance of hot springs evidenced by radonstudies that show a high radon value to > 40 bpm/L showed high permeability that is interpreted as a weak zone due to the of the geological structure or fault activities in Kalipedes and Guci areas while in the Baturaden, the radon content is relatively low so that estimated the main control of the hotspring is permeability differences. The presence of the geological structure or the faults could be proven through magnetotelluric research.


Abstrak

Mata air panas Kalipedes dan Guci di lereng baratlaut Gunung Slamet, Jawa Tengah muncul pada kontak antara batuan breksi gunungapi dengan aliran lava. Mataair panas tersebut terletak pada suatu kelurusan struktur atau sesar berarah barat-timur untuk mataair panas Kalipedes dan kelurusan berarah baratlaut-tenggara untuk mataair panas Guci. Mataair panas Baturaden yang terletak di kaki tenggara G. Slamet muncul pada kontak antara breksi polimik dengan lava pada suatu lembah sungai yang berarah relatif baratlaut-tenggara. Batuan breksi umumnya memiliki tingkat kelulusan fluida yang tinggi sedangkan aliran lava relatif kedap fluida. Batuan gunungapi di daerah penelitian disusun oleh basal olivin, andesit basaltik, andesit piroksin dengan kandungan kalium cukup tinggi atau berafinitas sebagai basal atau andesit kalk alkalin.
Kehadiran struktur utama pengontrol pemunculan mataair panas dibuktikan dengan penelitian gas radon yang menunjukkan nilai radon yang cukup tinggi sampai tinggi >40 dpm/L dan kelulusan fluida yang tinggi yang ditafsirkan sebagai zona lemah akibat kegiatan struktur geologi di kawasan Kalipedes dan Guci,sedangkan di daerah Baturaden nilai gas radon relatif rendah sehingga diperkirakan kontrol utama pemunculan mataair panas adalah perbedaan kesarangan batuan. Kehadiran struktur geologi atau sesar-sesar tersebut dapat dibuktikan melalui penelitian magnetotelurik.



Keywords


hot springs, geological structure, lava, brecci, basalt, basaltic andesite, andesit, calc alkaline

References


Andrie, A.K., Indarto, S., Permana, H., Gaffar, E.Z., Sudarsono, 2014. Batuan Volkanik Kaitannya dengan Terjadinya Manifestasi Panas Bumi di Permukaan Daerah Guci, Tegal, Jawa Tengah, Prosiding Pemaparan Hasil Penelitian Pusat Penelitian Geoteknologi LIPI.

Bakosurtanal, 1998. Peta Topografi Lembar Rempoah dan Lembar Bumijawa, skala 1:25.000.

Cox, K.G., Bell, J.D. & Pankhurst, R. J., 1979. The interpretation of igneous rocks. London; Allen and Unwin, 450 pp.

Djuri, M., Samodra, H., Amien, T.C. & Gafoer, S., 1996. Peta Geologi Lembar Purwokerto dan Tegal, Jawa Tengah, Sekala 1 : 100.000, Puslitbang Geologi.

Ehler, E.G., Blatt, H., 1982. Petrology Igneous, Sedimentary and Metamorphic, W.H. Freemanand Company, San Francisco.

Gaffar, E.Z., Sudrajat, Y., Indarto, S., Sunardi, Sutarman, Nyanyang, 2014. Penelitian struktur dan batuan bawah permukaan dengan metode Magnetotelurik Daerah Guci, Jawa Tengah, Laporan Penelitian Pusat Penelitian Geoteknologi LIPI.

Hamilton, W., 1979. Tectonics of The Indonesian Region, U.S.G.S. Professional Paper, 1078, 345 pp.

Herman, D. Z., 2009. Tinjauan Kemungkinan Sebaran Unsur-unsur Tanah Jarang (REE) di Lingkungan Panas Bumi, Jurnal Geologi Indonesia, 4 (1), 1 – 8. DOI: 10.17014/ijog.4.1.1-8

Hochstein, M.P., Sudarman, S., 2008. History of geothermal exploration in Indonesia from 1970 to 2000. Geothermics, 37, 220–266. DOI:10.1016/j.geothermics.2008.01.001.

Nurohman, H., Bakti, H., Indarto, S., 2014. Konsentrasi Radon di Sekitar Manifestasi Panasbumi Gunung Slamet, Jawa Tengah, Prosiding Pemaparan Hasil Penelitian Pusat Penelitian Geoteknologi LIPI.

Pasha, D.A., Nur’aini, A., Abdurrochman, M., Aziz, M., 2015. Karakterisasi Batuan Intrusi Sekitar Gunung Api Slamet Berdasarkan Analisis Petrografi, Unsur Utama, dan Unsur Jejak Daerah Baturaden Dan Sekitarnya, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah, Prosiding Seminar Nasional Kebumian ke 8, Academia Industry Lingkage, 15 – 16 Oktober 2015, Graha Sabha Pramana.

Peccerillo, A., dan Taylor, S.R., 1976. Geochemistry of Eocene calc-alkaline volcanic rocks From the Kastamonu area, northern Turkey. Contribution on Mineralogy and Petrology, 58, 63–81. DOI: 10.1007/BF00384745

Permana, H., Sudarsono, Indarto, S., 2014. Studi Morfostratigrafi Dan Morfostruktur : Studi Kasus Prospek Lapangan Panasbumi Guci, Tegal, Jawa Tengah, Prosiding Pemaparan Hasil Penelitian Pusat Penelitian Geoteknologi LIPI.

Pratomo, I., 2006. Klasifikasi gunungapi aktif Indonesia, studi kasus dari beberapa letusan gunung api dalam sejarah, Jurnal Geologi Indonesia, Desember 2006, 1(4), 209–227.

DOI: 10.17014/ijog.1.4.209-227

Pratomo, I., Hendrasto, M., 2012. Karakteristik Erupsi Gunung Slamet, Jawa Tengah, Ekologi Gunung Slamet, LIPI Press, Jakarta, 1-13.

Pratomo, I., 2012. Keanekaragaman Geologi Kompleks Vulkanik G. Slamet Jawa Tengah, LIPI Press, Jakarta.

Shigeno, Hiroshi, 1993. Geochemical Exploration, International Group Training Course on Geothermal Energy (Advanced), Kyushu University.

Soeria-Atmadja, R., Maury, R.C., Bellon, H., Pringgoprawiro, H., Polve, M., and Priadi, B., 1994. Tertiary magmatic belts in Java, Journal of South-east Asian Earth Sciences, 9, 13–27. DOI: 10.1016/0743-9547(94)90062-0

Soeria-Atmadja, R., dan Noeradi, D., 2005. Distribution of Early Tertiary volcanic rocks in South Sumatra and West Java. The Island Arc, 14, 679–686. DOI: 10.1111/j.1440-1738.2005.00476.x

Suhartono, N., 2012. Pola Sistim Panas dan Geothermal Dalam Estimasi Cadangan Daerah Kamojang, Jurnal Ilmiah MTG, 5(2), 1–14.

Sutawidjaja, I. S., Sukhyar, R., 2009. Cindercones of Mount Slamet, Central Java, Indonesia, Jurnal Geologi Indonesia, Maret, 4(1), 57–75.

Widarto, D.S., Indarto, S., Gaffar, E. Z., 2003. Hasil Awal Geotermometri Kimia Air Panas Lapangan Panasbumi Gedongsongo di Lereng Selatan Gunung Ungaran, Jawa Tengah, Buletin Geologi, ITB, Bandung.

Williams, H., Turner, F.J., Gilibert, C.M., 1954. Petrography: An Introduction to the Study of Rocks in Thin Section, W.H. Freemanand Company, San Francisco.




DOI: http://dx.doi.org/10.14203/risetgeotam2017.v27.287

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Sri Indarto, Haryadi Permana, Eddy Zulkarnaini Gaffar, Hendra Bakti, Andrie Al Kausar, Heri Nurohman, Sudarsono Sudarsono, Yayat Sudrajat

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Copyright of Riset Geologi dan Pertambangan (e-ISSN 2354-6638 p-ISSN 0125-9849). Powered by OJS

 

Indexed by:

        

 

Plagiarism checker: