GEOKIMIA BATUGAMPING DAERAH MONTONG, TUBAN, JAWA TIMUR

Ahmad Widia Santika, Dedi Mulyadi

Abstract


Kabupaten Tuban memiliki material bahan baku utama semen yang melimpah, yaitu batugamping. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kualitas dari batugamping di daerah Tuban untuk bahan baku semen. Kandungan kimia batugamping kami analisa dengan menggunakan X-RD, AAS dan X-RF. Metode X-RD digunakan untuk menentukan komposisi mineral dari batuan. AAS dan X-RF digunakan untuk menentukan kandungan mineral utama batuan. Hasil analisis menunjukkan adanya dua jenis batugamping berdasarkan kandung kimiawi mineralnya, yaitu batugamping  terumbu Formasi Paciran dan batugamping klastik Formasi Bulu. Batugamping terumbu Formasi Paciran memiliki kandungan CaO yang tinggi dan MgO yang rendah, sedangkan batugamping klastik Formasi Bulu memiliki kandungan CaO yang sedang – tinggi dan MgO yang tinggi juga. Berdasarkan atas komposisi geokimianya tersebut, batugamping terumbu Formasi Paciran sangat baik sebagai bahan baku semen. Hal tersebut juga dibuktikan dengan hasil X-RD yang menunjukkan kandungan mineral kalsit dominan. Sementara batugamping klastik Formasi Bulu didominasi oleh kandungan mineral dolomit.

Tuban Regency has the main materials source for cement in the abundance of limestones. The purpose of this study was to determine the quality of the limestone in the area. We analyzed the chemical contents of limestones using X-RD, AAS, and X-RF. The X-RD method was used to determine the mineral  composition of rocks. In addition, AAS and X-RF were used to determine the major mineral contents of rocks. We have found two types of limestones based on their different  mineral contents: the reef limestone of Paciran Formation and the clastic Bulu Formation. The  CaO content of reef limestone of Paciran Formation is high, and the MgO content is low. Clastic limestone of Bulu Formation has medium to high CaO content, and high MgO content. Therefore, based on its geochemichal composition, the limestones of Paciran Formation is a good raw material for cement. As evidenced by the results of X-RD that the mineral calcite is dominant in the limestones of Paciran Formation. Whereas the mineral dolomite is dominant in clastic limestone of Bulu formation.


Keywords


cement, X-RD method, AAS method, X-RF method, limestones, Tuban

References


Alkatiri, F. dan Harmansyah, 2016. Dinamika Sedimentasi Formasi Prupuh dan Paciran daerah Solokuro dan Paciran,

Lamongan, Jawa Timur. Prosiding Seminar Nasional XI “Rekayasa Teknologi Industri dan Informasi, Sekolah Tinggi Teknologi Nasional Yogyakarta.

Badan Koordinasi Survey dan Pemetaan Nasional (Bakosurtanal). Peta Rupa Bumi Lembar Jojogan skala 1 : 25.000.

Carter, J., 1958. Mangrove succession and coastal change in South-West Malaya, Transactions and Papers (Institute of British Geographers), 26, 79-88. DOI:10.2307/621044.

Fadhlillah, A. P., Aribowo, Y., dan Widiarso, D. A., 2014. Mikrofasies Batugamping Formasi Bulu Dan Kualitas Bahan Baku Semen, Pada Lapangan Gunung “Payung”, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Geological Engineering e-Journal, 6 (2), 554-569.

Firmansyah, D. P. dan Dewi, I. K., 2015. Fasies Batugamping Formasi Paciran Berdasarkan Data Biostratigrafi, Sedimentologi dan Petrografi. Seminar Nasional ke-II FTG “Sumber Daya Geologi dalam Menghadapi Masyarakat ASEAN Universitas Padjadjaran.

Madiadipura, T., Zulfahmi, A., 1977. Batu Gamping dan Dolomit di Indonesia, Direktorat Geologi, Direktorat Jenderal Pertambangan Umum, Departemen Pertambangan, 48 pp.

Misnandar, 1981. Batugamping Salah Satu Bahan Baku Semen Portland di Indonesia, Seminar Jurusan Teknik, Geologi Fakultas Teknik, Universitas Gajah Mada, Yogyakarta.

Pringgoprawiro, H., 1983. Biostratigrafi dan Paleogeografi Cekungan Jawa Timur Utara: Suatu Pendekatan Baru.

Disertasi Doktor, ITB, Bandung (tidak diterbitkan).

SNI, Standar Nasional Indonesia, 2004. Nomor 15-2049-2004, Badan Standar Nasional, ICS 91.100.10.

Sukandarrumidi,1999. Bahan Galian Industri, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta, 51pp.

Van Bemmelen, R. W., 1949. The Geology of Indonesia.The Hague. Jakarta.




DOI: http://dx.doi.org/10.14203/risetgeotam2017.v27.493

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Ahmad Widia Santika, Dedi Mulyadi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Copyright of Riset Geologi dan Pertambangan (e-ISSN 2354-6638 p-ISSN 0125-9849). Powered by OJS

 

Indexed by:

        

 

Plagiarism checker: